Membuang Rasa Malas Menulis Karya Ilmiah di Kalangan Mahasiswa

           
            Menulis adalah suatu kegiatan yang digunakan untuk menuangkan sebuah pikiran karena dengan menulis kita dapat mengungkapkan apa yang ada di pikiran kita dan mengembangkannya menjadi suatu hal yang baru.tantunya suatau yang baru itu akan menghasilkan sebuah karya tulis yang menarik. Sebuah karya tulis yang baik harus didasari deng minat dari diri seseorang itu sendiri. Minat menulis setiap orang memang berbeda-beda, ada yang suka dengan kegiatan menuis ada pula yang sangat tidak suka dengan menulis.  Ketidak senangangan seseorang mahasiswa terhadap harus dihindari, mengapa ? karena menulis sangatlah perlu karena kita sebagai mahasiswa yang kelak akanmenjadi seorang pendidik harus dapat membuat tulisan yang baik untuk dibaca oleh murid. Selain itu, kita sebagai nmahasiswa  kelak ketika kita akan menyelsaikan kuliah kita harus membuat sekripsi yang berisi tentang sebuah karya ilmiah yang akan diajukan kepada dosen sedbagai buktu bahwa kita sudah melaksanakan tugas kuliah selama beberapa tahun.
Mahasiswa yang seharusnyadapat menyelesaikan sekripsi dengan analisis mereka masing-masini, kini telah di butakan oleh jejaring  sosial. Di Indonesia sudah banyak jejaring sosial yang memuat berbagai informasi, akan tetapi belum tentu informasi itu bisa di buktikan kebenarannya bisa saja mereka hanya menyalin tulisan orang lain lalu mereka akui sebagai karya tulisnya. Sifat seperti inilah yang harus dijauhi oleh para mahasiswa karena akan membawa dampak buruk bagi mahasiswa. Mereka akan menjadi malas dan tidak mempunya kreativitas dalam mengembangkan sebuah karya tulis, mereka akan mengandalkan karya tulis orang lain yang akan mereka salin dan mereka akui. Sebagai mahasiswa yang nantinya menjadi seorang pendidik kita harus memberikancontoh dalam menuntut ilmu pendidikan yang baik. Peran pendidik sanagtlah diperlukan, tetapi harus diimbangi dengan peran serta orang tua dalam mengajarkan anak untuk selalu belajar agar dapat menumbuhkan kekretivitasan mereka. Seorang mahasiswa yang nantinya sebagai seorang pendidik adalah generasi yang akan menentukan apa jadinya bangsaini beberapa dekade ke depan, jika seorang mahasiswa tidak mempunyai minat menulis, mungkin beberapa tahun ke depan buku yang dijual di gramedia, atau toko buku lainnya sudah mulai berkurang.
Minat menulis mahasiswa sangat mempeengaruhi perkembangan Indonesia yangakan datang. Pada hakekatnya mahasiswa sebagai manusia di lahirkan ke dunia untuk mengetahui bahasa dengan cara menyimak, mendengar, membaca, dan menulis. Keempat hal tersebut tidak bisa ditawar, jadi kita sebagai mahasiswa memang diwajibkan untuk menulis yang sebelumnya kita harus menyimak dan membaca. Memang tidak mudah untuk menulis sebuah karya ilmiah, kita perlu melakukan penelitian. Melakukan penelitian tidak hanya sekedar melakukan akan tetapi kita harus bsungguh-sungguh dan harus ada niat.jika tidak didasari oleh niat maka hal tersebut akan terasa sulit jika hal tersebut di rasakan sangat membebani. Jadi, jadikanlah menulis sebagai kegemaran selain untuk mengisi waktu luang kalian juga bisas menggunakan menulis sebagai kegiatan olahraga tangan.
            Menjadikan menulis sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang dengan sendirinya menulis akan menjadi hobi. Memang minat menulis setiap orang berbeda-beda, akan tetapitidak selamanya menulis akan menjadi kegiatan yang membosankan. Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menumbuhkan semangatnya untuk menjadikan menulis sebagai kegiatan yang menarik. Tergantung kepada individu, disini yang menjadi sorotan utama kemalasan untuk menulis adalaah kemauan.  Semua orang terutama mahasiswa pasti bisa enulis akan tetapi sedikit dari mereka yang mau mengapresiasikan pikirannya ke dalam sebuah tulisan. Mahasiswa lebih mementingkan tugas kuliah dibandingkan menulis hal-hal yang membuang waktunya untuk mengerjakan tugas kuliah. Mereka beranggapan bahwa tugas kuliah penting. Memang tugas kuliah penting, akan tetapi alangkah lebih baik mahasiswa berpikir bahwa menulis adalah sebagai kegiatan utama sebagai mahasiswa, tidak harus mengabaikan tugas kuliah. Setelah selesai menyelesaikan tugas kuliah pasti memiliki waktu yang luang, daripada digunakan untuk melakukan hal yang tidak penting alangkah lebih baik di isi dengan kegiatan menulis. Tidak harus menulis sebuah karya yang harus nenerlukan pengamatan, kita juga bisa menuliskan cerpen, esay, atau yang lainnya.
            Di jaman sekarang di jejering sosial banyak kita jumpai blog-blog yang memuat informasi tentang fashion, cara merawat kuliat agar tetap cantik jarang sekali kita jumpai tulisan mahasiwa yang memuat sebuah karya tulis yang bermanfaat. Kebanyakan dari mereka menjadikan menulis di blog sebagai ajang agar mereka terlihat gaul bahwa mereka memiliki halaman web yang berisi tulisan mereka, akan tetapi mereka salah menggunakannya. Buaknnya menulis sesuatu yang bermanfaat bagi bahasiswa bila dica, akan tetapi mereka justru membuat tulisan yang cenderung akan menimbulkan persaingan di kalangan remaja.
            Seorang mahasiswa tidak akan pernah menjadi kreatif jika dipaksa, mereka akan menulis jika ada tugas dari dosen bukan dari pemikiran mereka masing-masing. Sebenarnya mahasiswa dapat membuat sebuah karya ilmiah yang bagus, akan tetapi kebanyakan mahasiswa meremehkan itu. Saya bertanya kepada teman saya “mengapa kamu tidak ingin menjadikan menulis sebagai kegemaran untuk mengisi waktu luang ?” dan teman saya menjawab “karena menurut saya menulis sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan kuliah akan menyita waktu saya untuk mengerjakan tugas kuliah, lagipula belum tentu jika saya menulis sesuatu lalu tulisan itu akan diterbitkan di salah satu media cetak, jadi akan percuma saja” (Leni Agustina).
            Mahasiswa yang beranggapan seperti itu sangat salah, mereka dengan sendirinya menurunkan semangatnya untuk menulis karena mereka beranggapan negatif dan tidak ingin lebih kreatif. Mereka berpikir bahwa menulis adalah kegiatan yang membosankan dan akan membuangwaktu dengan sia-sia mereka lebih senang menghabiskan waktu luangnya dengan jalan-jalan ke mall, membuka jejaring sosia, bermain game online, dan berkumpul dengan tena-teman di luar padahal mereka membahas hal yang tidak penting bahkan seringkali tidak membahas perkuliahan. Kebanyakan mahasiswa sekarang memikirkan gengsi daripada melakukan hal-hal yang positif yang akan membuatnya lebih maju. Mereka menganggap kuliah sebagai tempat ajang bersaing dalam hal modernisasi dan tidak mementingkan tugas mahasiswa yang sebenarnya yang harus mempertanggungjawabkan gelar maha di pundak mereka.
            Rasa malas dalam diri mahasiswa harus dihindari karena akan membunuh kreativitas mahasiswa untuk mengmbangkan bakat yang mereka miliki. Beberapa faktor yang mempengaruhi mahasiswa malas menulis yang pertama adalah kurangnya keterampilan menulis mahasiswa, hal ini membuat mahasiwa tidak percaya diri dengan tulisannya sehingga mahasiswa tidak ingin menulis sebuah karangan apalagi sebuah karya ilmiah. Yang ke dua adalah kurangnya membaca dikalanga mahasiswa, hal ini juga mempengaruhi minat menulis mahasiswa karena mereka kurang pengetahuan tentang cara-cara menulis yang baik dan benar, jadi mahasiswa harus mempunyai hobi membaca jika meraka ingin menghasilkan sebuah karya tulis ilmiah yang baik dan benar. Faktor yang selanjutnya adalah kesulitan mahasiswa menuangkan ide, kebanyakn mahasiswa berpikir untuk membuat kata-kata yang banyak sangatlah sulit, hal ini juga dipengaruhi oleh kurangnya minat membaca mahasiswa. Mereka tidak mempunyai wawasan yang luas tentang bahasa yang digunakan dalam menyusun sebuah karya tulis ilmiah.selanjutnya faktor lingkungan juga mempengaruhi minat menulis mahasiswa, lingkungan sangat memberikan pengaruh dalam menumbuhkan kegiatan kegemaran menulis. Mahasiswa lebih suka nongkrong di warung kopi bersama teman-teman atau sibuk deng handphone mereka memilih bermain game, membuka jejering sosial yang berita-berita artis. Selain itu kurangnya kelompok belajarjuga mempengaruhu faktor minat menulis mahasiswa. Mahasiswa perlu menumbuhkan motivasi di dalam diri mereka masing-masing untuk menumbuhkan rasa ingin menulis.
            Menulis sebuah karya ilmiah memang tidak mudah, tetapi jika ada niat dari dalam diri pasti akan terlaksana. Banyak orang beranggapan bahwa mereka tidak bisa menulis sebuah karya ilmiah dan tidak akan bisa. Sifat seperti ini harus dihilangkan dalam pikiran karena akan memperdangkal pengetahuan mereka. Dampak dari rasa malas menulis di kalangan remaja sanagt besar, salah satunya akan membawa pengaruh perkembangan bangsa Indonesia. Jika mahasiswa Indonesia tidk memiliki rasa ingin menulis maka generesi yang akan memberikan materi terhadap generasi penerus tidak akan da lagi. Selain itu jika tidak ada yang meneruskan bakat untuk menulis maka masyarakat Indonesia tidak akan memiliki seorang juru tulis sebuah karya sastra yang tentunya akan menghasilkan buku-buku yang bermanfaat bagi masyarakat yang akan mendatang. Tentunya Indonesia akan terus-menurus dijajah dalam hal pendidikan, jika tidak ada seorang penulis maka PT pencetak buku tidak lagi mencetak buku, tentunya pemerintah akan membeli buku dari luar negeri dan Indonesia akan selalu bergantung kepada negara tetangga. Indonesia tidak akan pernah maju apabila mahasiswa sebagai generasi penerus tidak memiliki rasa mau dalam mengembangkan sebuah karya sastra.

             Masyarakat Indonesia tentunya tidak ingi dijajah dalam hala pendidikan. Jadi kkta sebagai mahasiswa Indonesia harus melakukan perubahan, terutama terhadap diri sendiri. Kita harus menumbuhkan rasa ingin menulis dalam diri kita dengan cara kita harus menumbuhkan semangat atau motivasi dalam diri kita untuk menumbuhkan kekreativitasan kita salah satunya dalam hal menulis. Selain itu mahasiswa harus memjadikan sekolah atau kampus sebagai komunitas budaya menulis, dengan begitu mahasiswa akan lebih semangat karena mereka belajar tidak sendiri. Menjadikan masyarakat Indonesia (khususnya guru, siswa, dan pelajar)memiliki budaya menulis untuk memajukan bangsa Indonesia). Menjadikan menulis sebagai kegatan rutin sehingga akan menjadi hobi dalam diri seseorang. Tidak hanya itu dosen juga harus membantu menumbuhkan rasa ingin menulis terhada[p mahasiswa dengan cara penugasan seperti membuat artikel,makalah, esay, dan lain sebagainya. Mahasiswa juga harus banyak membaca agar mereka mempunyai pengetahuan yang luas dan dapat mengambangkannya dalam sebuah tulisan. Melatih kemampuan menulis, jangan takut salah dalam menulis karena manusia tidak luput dari kesalahan. Mencoba mempublikasikan karya tulisnya dalam media cetak.  Dan mahasiswa harus mempelajari bahasa Indonesia yang baik dan benar. Serta  yang terpenting seorang mahasiswa harus mempunya rasa percaya diri dalam membuat sebuah karya tulis karena itu akan menumbuhkan motivasi dalam diri mahasiswa. Kunci suskses seorang penulis adalah niat dsan kepercayaan diri.

Komentar